Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Islam

Abdullah Azzam

- lahir tanggal 17 Juni 2012 di RSIA Sitti Khadijah جَعَلَ اللهُ مُبَارَكًا عَلَيْكَ وَ عَلَى أُمَّةِ مُحَمَّدٍ  “Ja’alallahu mubaarokan ‘alaika wa ‘ala ummati Muhammadin”  Artinya, “Semoga Allah menjadikannya anak yang diberkahi atasmu dan atas umat Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam”  بَارَكَ اللهُ لَكَ فِي الْمَوْهُوْبِ لَكَ، وَشَكَرْتَ الْوَاهِبَ، وَبَلَغَ أَشُدَّهُ، وَرُزِقْتَ بِرَّهُ. وَيَرُدُّ عَلَيْهِ الْمُهَنَّأُ فَيَقُوْلُ: بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ، وَجَزَاكَ اللهُ خَيْرًا، وَرَزَقَكَ اللهُ مِثْلَهُ، وَأَجْزَلَ ثَوَابَكَ ‘ Baarokallohu laka fil mauhuubi laka wa sayakartal Waahib wa balagho asyuddahu wa ruziqta birrohu’.”  “Semoga Allah memberkahimu dalam anak yang diberikan kepadamu. Kamu pun bersyukur kepada Sang Pemberi, dan dia dapat mencapai dewasa, serta kamu dikaruniai kebaikannya.” 

ALASAN KU MEMILIHMU

Istriku yang ku sayang, Perlu adinda ketahui... Bahwa aku menikahimu bukan karena kecantikanmu.... Karena itu aku selalu ridho dengan kecantikan dan kemolekan tubuhmu apa adanya, Bukan pula karena hartamu.... Karena itu aku sanggup bersamamu walaupun hidup apa adanya. Adindaku.. Akupun memilihmu bukan karena nasabmu Karena itu aku rela menjadi bagian dari keluargamu bagaimanapun itu. tapi perlu adinda tahu... Aku memilihmu menjadi istriku Karena Agamamu, Kemuliaan sifatmu, dan keindahan Akhlakmu. Karena itu wahai belahan hatiku.. Pertahankanlah ia, tingkatkanlah terus... Semoga Allah Azza Wajalla meridhoi pernikahan kita Aamiin ya rabbul 'alamin... Makassar, selasa 26 Oktober 2010

Ya Allah Aku mencintainya KarenaMU

Ya Allah... Aku sungguh mencintainya... Mencintainya karenaMu.. kumpulkanlah kami dalam kecintaanMU Ya Allah Ya rabb.. Ku tahu kami belum halal.. Walau khitbah telah terucap.. Sebelum akad perjanjian suci terikrarkan.. Sebelum walinya menyerahkan sepenuhnya kepadaku.. Tapi, ku ingin mengatakan kepadanya aku mencintaimu karena Allah Karena itu Ya Rabb.. Sampaikan rasa cintaku ini padanya dengan caraMu.. Ya Allah... Jangan jadikan cintaku padanya melebihi cintaku padaMU Sungguh, aku takut jika ku jatuh dalam syirik mahabbah jadikanlah cinta kami suci dan tulus karenaMU dan tak melebihi cinta kami KepadaMU Aamiin.. makassar, 3 juli 2010 Muhammad asfar

Amalan Ringan Pahala Besar IV

1. Menyantuni anak yatim dan janda pahalanya seperti jihad dan sholat malam terus menerus serta puasa sepanjang masa Rosulullah Sallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ السَّاعِي عَلَى الْأَرْمَلَةِ وَالْمِسْكِينِ كَالْمُجَاهِدِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَأَحْسِبُهُ قَالَ وَكَالْقَائِمِ لَا يَفْتُرُ وَكَالصَّائِمِ لَا يُفْطِرُ (متفق عليه) Artinya : Barang siapa yang berusaha membantu janda dan orang miskin maka sama artinya dengan berjuang dijalan Allah. Dan sepertinya beliau bersabda : “atau seperti orang yang selalu sholat sepanjang malam tidak pernah putus dan seperti orang yang berpuasa tidak pernah berbuka”. (Hadits disepakati oleh Bukhari dan Muslim) 2. Beberapa amalan yang pahalanya mengalir terus sampai hari kiamat a. Rosulullah Sallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا مَاتَ ال...

Amalan Ringan Pahala Besar III

1. Pahala langkah ke masjid dan menanti sholat lebih baik dari pada sholat malam Rosulullah Sallallahu 'alaihi wa sallam bersabda عَنْ أَبِي مُوسَى قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أَعْظَمَ النَّاسِ أَجْرًا فِي الصَّلَاةِ أَبْعَدُهُمْ إِلَيْهَا مَمْشًى فَأَبْعَدُهُمْ وَالَّذِي يَنْتَظِرُ الصَّلَاةَ حَتَّى يُصَلِّيَهَا مَعَ الْإِمَامِ أَعْظَمُ أَجْرًا مِنْ الَّذِي يُصَلِّيهَا ثُمَّ يَنَامُ (متفق عليه) Artinya : Sesungguhnya orang yang paling besar pahalanya di dalam sholat adalah orang yang paling jauh jarak perjalanannya dari tempat sholat, kemudian yang agak jauh. Dan orang yang menunggu sholat untuk berjamaah bersama imam itu lebih besar pahalanya daripada orang yang sholat sendiri kemudian tidur. (Hadits disepakati oleh Bukhari dan Muslim) 2. Kebaikan yang berlipat ganda 700 kali sampai berlipat tak terhingga Dari Ibnu Abbas ra dalam hadits Quds...

Amalan Kecil Pahala Besar II

1.Dzikir yang dibalasi pohon kurma di Surga. Dari Jabir ra, Rosulullah Sallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : من قال (سبحان الله العطيم وبحمده) غرست له نخلة فى الجنة (رواه الترمذى) Artinya : Barang siapa yang membaca zikir (subhanallaahil Adzim wabihamdihi (maha suci Allah yang maha agung dan segala puji bagiNya) maka akan ditanamkan untuknya sepohon kurma di surga. (Hr At Tirmidzi dan dianggap shohih oleh Al Albani) 2. Do’a masuk pasar akan mendapatkan sejuta kebaikan dan menghapus sejuta keburukan dan mengangkat kedudukan sejuta derajat. Rosulullah Sallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : Barang siapa masuk ke pasar dengan membaca : لااله الاالله وحده لا شريك له, له الملك وله الحمد يحيى ويميت وهو حى لا يموت بيده الخير وهو على كل شيئ قد ير (رواه الترمذى) Artinya : (Tiada Tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagiNya. Dialah zat yang memiliki kerajaan dan pujian, yang menghidupkan dan mematikan dan...

SAJAK ASA SEORANG HAMBA

Bismillah... Yaa Allah... Engkaulah pencipta langit dan bumi beserta apa yang ada di antaranya Engkaulah pemilik ‘arsy yang agung Engkaulah tempat kami mengaduh dan berserah Kemana lagi jika tidak kepadaMu... Yaa Rabbi... Laksana siang kan berganti malam Kesendirian pun kan berganti kebersamaan Laksana kemarau kan berganti rintik hujan nan indah Kesunyian pun kan berganti ramai... Yaa Muhaimin... Satu takdirMu kan menghiasi tapak kakiku Hadir semburat suka dalam dada Terpancar merona hingga ke dalam jiwa ragaku Tepat saat perjanjian yang berat Nan suci itu diikrarkan... Yaa Dzal jalali wal ikrom... Aku memilihnya bukan karena harta dan Kecantikannya, akan tetapi, jiwa raga ini Berpasrah semata karenaMu Karena keindahan akhlak dan agamanya-lah yang lalu menawan hatiku yang seutuhnya telah mengabdi padaMu... Yaa Robbanaa.. Karena Engkau-lah kami putuskan langkah ini Sebuah langkah tuk menguatkan agama kami Jagalah hatiku dan hatinya... Satukanlah kami dalam keridhoanMu Dalam kasih sayang...

Terimalah Setiap Pemberian Allah dengan Rela Hati, Niscaya Anda Menjadi Manusia Paling Kaya

Sebelumnya, hal ini telah banyak dijelaskan; yakni beberapa makna dan faedah dari kerelaan hati seseorang dalam menerima setiap pemberian atau ketentuan Allah. Namun, kali ini saya akan membahasnya secara lebih panjang lebar untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik. Singkatnya, makna sikap ini adalah bahwa Anda harus rela hati dan puas dengan setiap pemberian Allah; baik itu yang berupa raga, harta, anak, tempat tinggal ataupun bakat kemampuan. Dan, makna inilah yang tersirat dari ayat al-Qur'an berikut , {Sebab itu, berpegang teguhlah kepada apa yang Aku berikan kepadamu dan hendaklah kamu termasuk orang-orang yang bersyukur.} (QS. Al-A'raf: 144) Sebagian besar ulama salafus salih dan generasi awal umat ini adalah orang-orang yang secara materi termasuk fakir miskin. Mereka tidak memiliki harta yang berlimpah, rumah yang megah, kendaraan yang bagus, dan juga pengawal pribadi. Meski demikian, mereka ternyata mampu membuat kehidupan ini justru lebih bermakna serta membuat dir...

Melihat sisi Agamanya

Para pendahulu kita yang shalih, sangat mempermudah urusan pernikahan wanita- wanita yang di bawah perwalian mereka, karena mereka lebih mementingkan sisi agama dan kemuliaan akhlak. Bahkan bila lelaki yang shalih belum kunjung datang meminang wanita mereka, tak segan mereka tawarkan putri atau saudara perempuan mereka kepada seorang yang shalih. Al-Qur’an yang mulia telah berkisah tentang tawaran seorang lelaki tua yang shalih di negeri Madyan kepada Nabi Musa 'alaihissalam agar bersedia menikahi salah seorang putrinya: “Dan tatkala Musa sampai di sumber air negeri Madyan, ia menjumpai di sana sekumpulan orang yang sedang meminumkan (ternak mereka) dan di belakang orang banyak itu, ia dapati dua orang wanita yang sedang menghambat (ternak mereka). Musa bertanya, ‘Ada apa dengan kalian (hingga tidak ikut meminumkan ternak sebagaimana mereka)?’ Kedua wanita itu berkata, ‘Kami tidak dapat meminumkan (ternak kami) sebelum penggembala-penggembala itu memulangkan (ternak mereka), sedang...

Jangan Sampai Salah Memilih Pasangan Hidup

Kebimbangan itulah perasaan yang sering muncul di hati para lajang tatkala harus memutuskan dengan siapa ia akan menikah. Perasaan ini wajar muncul, karena keputusan menikah adalah keputusan besar yang akan mempengaruhi jalan hidup seseorang, karenanya mereka akan berhati-hati dalam menentukan calon pendamping hidupnya. Tak ada gading yang tak retak, begitu yang dikatakan pepatah untuk mengungkapkan sebenarnya tidak ada orang yang sempurna. Setiap orang pasti memiliki kekurangan, namun sesungguhnya ada kualitas kepribadian dasar yang harus kita dan calon pasangan kita miliki agar dapat membina mahligai rumah tangga yang bahagia. Kualitas pribadi tersebut antara lain: Kualitas Keberagamaan Agama merupakan keyakinan yang mempengaruhi hati, fikiran perasaan dan tingkah laku seseorang sehingga orang yang mempunyai pemahaman serta pengalaman agamanya yang baik akan sangat terbantu dalam mengatasi berbagai masalah. Kondisi ini pada akhirnya akan mempengaruhi kebahagiaan dan kelanggengan sebu...

Renungkanlah : KEAGUNGAN ALLAH

I. AYAT KURSI 255. Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi[161] Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. (QS Al Baqarah: 255) "Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Yang Hidup Kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk)Nya, tidak mengantuk dan tidak pula tidur. Milik-Nya segala apa yang ada di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa seizin-Nya. Allah Mengetahui apa-apa yang ada di hadapan dan di belakang mereka. Sedangkan mereka tidak mengetahui apa...

Jadikan Semua Amal Sebagai Ibadah

Para ulama' menjelaskan bahwa ibadah meliputi segala sesuatu yang di sukai dan diridhai Allah berupa perkataan dan perbuatan yang lahir maupun batin. Segala aktivitas kita sehari hari bisa bernilai ibadah. Dalam sebuah hadist Rosululloh shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "dan mendatangi istri adalah shadaqah." HR.Muslim Dalam hadist yang lain beliau bersabda: "sesungguhnya, tidaklah engkau mengeluarkan nafkah dengan mengharap wajah Allah kecuali engkau di ganjari pahala atasnya hingga sesuatu yang engkau suapkan ke dalam mulut istrimu." HR.Bukhori Dalam kitab Fathul Baari, Al-Hafizh Ibnu Hajar menukil perkataan An-Nawawi rahimahullah: "Faidah yang ingin di petik dalam hadist ini adalah sabda Nabi,"mengharap-yakni mencari-wajah Allah." Dari situ imam An-Nawawi menarik sebuah faidah: suatu aktifitas bilamana bersesuaian dengan kebenaran maka tidaklah mengurangi nilai pahalanya (bila niatnya adalah ibadah). Sebab menyuapkan makanan ke mulut is...

Futur

“Dan berapa banyak Nabi yang berperang bersama-sama mereka sejumlah besar dari pengikut (nya) yang bertaqwa. Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, dan tidak lesu dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh). Allah menyukai orang-orang yang sabar.” (Ali Imran: 146) Saudaraku… Pengikut yang bertaqwa adalah mereka yang tidak menjadi lemah karena bencana, ujian, ketidakberuntungan yang menimpa mereka di jalan Allah, tidak lesu dan tidak pula menyerah kepada musuh Allah dan Allah menyukai orang-orang yang bersabar. Ada fenomena kelesuan atau futur dalam dimensi aqidah dan umumnya terjadi karena pergeseran orientasi hidup, lebih berorientasi pada materi duniawi an sich. Dan ada juga dalam dimensi ibadah dengan lemahnya disiplin -indhibath- terhadap amaliyah ubudiyah yaumiyah (harian). Adapun dalam dimensi fikriyah terlihat dengan lemahnya semangat meningkatkan ilmu. Di sisi lain pergeseran adab islami menyelimuti akhlaq mereka, belum lagi rasa jenuh dalam ...

Menggerutu ketika di timpa musibah

Syaikh Ibnu Utsaimin ditanya mengenai orang yang menggerutu (mendongkol) bila ditimpa suatu musibah; apa hukumnya? Jawab : Kondisi manusia dalam menghadapi musibah ada empat tingkatan: Tingkatan pertama, menggerutu (mendongkol) terhadapnya. Tingkatan ini ada beberapa macam: Satu: Direfleksikan dengan hati, seperti seseorang yang menggerutu terhadap Rabb-nya dan geram terhadap takdir yang dialaminya; perbuatan ini hukumnya haram dan bisa menyebabkan kekufuran. Allah Ta’ala berfirman, “Dan di antara manusia ada orang yang menyembah Allah dengan berada di tepi; maka jika memperoleh kebajikan, tetaplah ia dalam keadaan itu, dan jika ia ditimpa oleh suatu bencana, berbaliklah ia ke belakang. Rugilah ia di dunia dan di akhirat.” (Al-Hajj: 11). Dua: • Direfleksikan dengan lisan, seperti berdoa dengan umpatan ‘celaka’, ‘hancurlah’ dan sebagainya; perbuatan ini haram hukumnya. Tiga: • Direfleksikan dengan anggota badan, seperti menampar pipi, menyobek kantong baju, mencabut bulu dan sebagainya;...

Ramadhan yang Terahkir

Bismillah... Jangan lepaskan Ramadhan ini, jangan ucapkan perpisahan sebelum ia meninggalkan arti dalam lembaran catatan amal kita, MUNGKIN INI ADALAH RAMADHAN TERAKHIR ....untukku juga untuk anda. setalah itu tiada lagi shiyam, tiada lagi qiyam, tiada lagi tilawah, tiada lagi doa, tiada lagi sedekah, tiada lagi istiqfar, tiada lagi i'tiqaf, tiada lagi idul fitri, yang ada hsnya HISAB. Dekaplah ia erat selagi masih di iziakan mendekapnya, sebab mungkin ini adalah kali terakhir bagi kita mendekapnya penuh rindu. semoga Allah senantiasa meridoi kita semua.. Allahumma amin

Ainul Mardiyah

Dalam suatu kisah yang dipaparkan Al Yafi’i dari Syeikh Abdul Wahid bin Zahid, dikatakan: Suatu hari ketika kami sedang bersiap-siap hendak berangkat perang, aku meminta beberapa teman untuk membaca sebuah ayat. Salah seorang lelaki tampil sambil membaca ayat Surah At Taubah ayat 111, yang artinya sebagai berikut : “Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu’min, diri dan harta mereka dengan memberikan sorga untuk mereka” Selesai ayat itu dibaca, seorang anak muda yang berusia 15 tahun atau lebih bangkit dari tempat duduknya. Ia mendapat harta warisan cukup besar dari ayahnya yang telah meninggal. Ia berkata:”Wahai Abdul Wahid, benarkah Allah membeli dari orang-orang mu’min diri dan harta mereka dengan sorga untuk mereka?” “Ya, benar, anak muda” kata Abdul Wahid. Anak muda itu melanjutkan:”Kalau begitu saksikanlah, bahwa diriku dan hartaku mulai sekarang aku jual dengan sorga.” Anak muda itu kemudian mengeluarkan semua hartanya untuk disedekahkan bagi perjuangan. Hany...

Doa dihindarkan dari kemalasan

Contoh Doa Qunut Nazilah atas Tragedi Palestina

اللَّهُمَّ عَلَيْكَ بِالْيَهُودِ الْمُعْتَدِيْن الَّذِيْنَ قَتَلُوا إِخْوَانَنَا الْمُسْلِمِيْنَ فِيْ فِلِسْطِيْن ، اللَّهُمَّ عَلَيْكَ بِهِمْ فَإِنَّهُمْ لاَ يُعْجِزُونَكَ ، اللَّهُمَّ شَتِّتْ شَمْلَهُمْ وَفَرِّقْ جَمْعَهُمْ وَاجْعَلِ الدَّائِرَةَ عَلَيْهِمْ ، اللَّهُمَّ أَحْصِهِمْ عَدَداً وَاقْتُلْهُمْ بَدَداً وَلاَ تُغَادِرْ مِنْهُمْ أَحَداً ، اللَّهُمَّ أَنْزِلْ عَلَيْهِمْ وَعَلىَ مَنْ عَاوَنَهُمْ بَأْسَكَ الَّذِي لاَ يُرَدُّ عَنِ الْقَوْمِ الظَّالِمِيْن Ya Allah turunkanlah hukumanMu atas kaum Yahudi yang telah melakukan kezhaliman dengan membunuh saudara-saudara kami kaum muslimin di Palestina, Ya Allah hukumlah mereka sesungguhnya mereka tak mampu melemahkanMu, Ya Allah cerai beraikan mereka porak porandakan kesatuan mereka dan turunkanlah balasanMu atas mereka, Ya Allah kumpukan dan binasakanlah mereka dan jangalah Kamu sisakan sedikitpun dari mereka, Ya Allah turunkanlah atas mereka dan semua pihak yang membantu mereka balasanMu yang tidak dapat ditolak oleh kaum pembuat kezha...

Antara Keberanian dengan Pertimbangan

Anak-anak = hanya memiliki sedikit keberanian dan sedikit pertimbangan, dalam bertindak biasanya anak-anak kurang berani dan tidak pernah pikir apa akibatnya pokoknya kerja aja. begitulah memang wataknya anak-anak yah.......... Pengecut = memiliki banyak sekali pertimbangan dalam mengambil keputusan dan dalam segala hal (ini itulah, pokoknya banyak alasannya)dan sedikit sekali keberaniannya. Nekat = wah kalo orang ini berani sekali alias tinggi keberaniannya tapi sedikit sekali pertimbangannya. Dewasa = memiliki keberanian yang tinggi dengan pertimbangan yang matang dalam bertindak dan mengambil keputusan. nah....anda sekarang berada diposisi mana coba ??? jangan jadi anak-anak lagi deh, apalagi jadi pengecut, tapi sekali-kali bolehlah nekat (tapi jangan sering yah) jangan lupa selalu bertindak dewasa.