Langsung ke konten utama

Inovasi

Dalam undang-undang No 18 tahun 2002, dirumuskan bahwa inovasi adalah kegiatan penelitian, pengembangan, dan/atau perekayasaan yang bertujuan mengembangkan penerapan praktis nilai dan konteks ilmu pengetahuan yang baru, atau cara  baru untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah ada ke dalam produk atau proses
produksi. 

Otak-otak Aroma laut merupakan contoh hasil inovasi 

Proses inovasi dilakukan untuk menciptakan variasi produk dalam rangka memenuhi keinginan konsumen secara berkala dan terus menerus. Hal ini disebabkan karena  keinginan  dan  harapan  konsumen  terus  berkembang dari
waktu ke waktu.  Inovator  adalah orang  dan  atau  badan  hukum  yang  melakukan  kegiatan  pengembangan dan/atau perekayasaan yang bertujuan mengembangkan penerapan praktis nilai dan konteks  ilmu  pengetahuan  yang  baru,  atau  cara  baru  untuk menerapkan  ilmu  pengetahuan  dan  teknologi  yang  telah  ada  ke  dalam produk atau proses produksi. 


Pengembangan Produk Nilai Tambah  adalah Usaha yang dilakukan untuk memperbaiki produk yang sudah ada dengan cara  meningkatkan  kualitas,  menganekaragamkan  produk,  dan  beberapa kegiatan lainnya dengan maksud untuk lebih menyesuaikan dengan selera konsumen atau permintaan pasar dan meningkatkan nilai ekonomi produk yang dihasilkan. 

Inovasi berbeda dengan kreativitas karena kreativitas adalah naluri sejak lahir, dan proses timbulnya ide-ide baru  sedangkan inovasi lahir ketika diasah dan dikembangkan terus menerus serta implementasi ide dari kreatifitas dan bernilai komersial

Komentar

Pos populer dari blog ini

ANTARA TUGAS DAN KEWAJIBAN

Ditulis By : Akhukum SABAR

Sebait syair bagi (Akh Fandy) jendral mujahid, pelanjut tongkat perjuangan dakwah UKM LDK MPM Unhas 2008/2009.
Waspadalah terhadap pemimpin !
Tapi antum harus menjadi pemimpin !.
Sekali lagi harus jadi pemimpin !
Pemimpin itu adalah benar-benar pemimpin !.
Tapi tidak setiap pemimpin itu adalah pemimpin !
Jika telah hilang kepemimpinan, yang tinggal hanyalah pimpinan !
Dan bukanlah pemimpin, bila terbersik air keputus asaan
dalam bahtera perjuangan dakwah Ilallah.

Khaifa khalukum yaa Mujahid fillah ???

Semoga Hasana (kebaikan) Allah Azza Wa Jalla terus tercurah membasahi hati, lalu menyuburkan bibit-bibit keimanan di dalamnya. Menumbuhkan 2 tunas darinya, yang satu menghujam dan mengakar kuat ke bawah dalam bentuk Aqidah yang sahih, dan yang lainnya menyembul ke permukaan dalam bentuk amal shalih. Semoga Allah Menghiasi diri kita dengan pakaian ”Kesabaran” dalam menyikapi panas dinginnya masalah-masalah dakwah. Dan membekali diri-diri kita dengan DUIT (Doa, Usaha, Im…

Makanan yang bersifat asam dan basa (Lanjutan)

Rasa penasaran terhadap makanan yang bersifat asan dan basa tidak bisa kutahan. Saya terus berusaha mencari-cari referensi tentang makanan yang bersifa asam dan basa. Rasa penasaran tersebut sebenarnya muncul dari rasa malu terhadap jawabanku sendiri pada saat ditanya oleh atasanku tentang itu, masih kuingat waktu itu saya menjawab makanan yang bersifat asam itu contonya yoghurt. Ha..ha..ha..begitulah ketawa temanku waktu itu menertawaiku karena jawabanku salah. “kalo itu sih memang rasanya asam”. Waktu itu saya iseng saja menjawab
Sebenarnya temanku itu pernah mempelajarinya di bangku kuliah. Anak gizi fakultas kesehatan masyarakat pasti pernah mempelajari ini. Tapi atas alasan itulah ia tidak menjawab karena ia tukut salah. “sudah agak lupa, jadi tidak mauka menjawab, nanti salah” Kalau saya sendiri memang baru dengar tapi, saya pikir makanan yang bersifat asam itu, yah, rasanya asam.
Ku buka majalah di tumpukan buku yang mennghiasi rak bukuku. “intisari edisi juli 2007” jadi piliha…

Senyawa Isoflavon

Oleh : Muhammad Asfar dan Wildan Erfendi

Senyawa Flavonoida
Senyawa flavonoida sebenarnya terdapat pada semua bagian tumbuhan termasuk daun, akar, kayu, kulit, tepung sari, bunga, buah, dan biji. Kebanyakan flavonoida ini berada di dalam tumbuh – tumbuhan kecuali alga. Namun ada juga flavonoida yang terdapat dalam hewan, misalnya dalam kelenjar bau berang – berang dan sekresi lebah. Dalam sayap kupu – kupu dengan anggapan bahwa flavonoida berasal dari tumbuh – tumbuhan yang menjadi makanan hewan tersebut dan tidak dibiosintesis di dalam tubuh mereka. Penyebaran jenis flavonoida pada golongan tumbuhan yang tersebar yaitu angiospermae, klorofita, fungi, briofita . (Markham, 1988).
Struktur dasar senyawa flavonoida
Senyawa flavonoida adalah senyawa yang mengandung C15 terdiri atas dua inti fenolat yang dihubungkan dengan tiga satuan karbon. Struktur dasar flavonoida dapat digambarkan sebagai berikut :

Kerangka dasar senyawa flavonoida
Flavon dianggap sebagai induk da…