Langsung ke konten utama

Reuni dan Silaturrahim Keluarga Besar Teknologi Pertanian Unhas

Alhamdulillah, kegiatan reuni akbar Keluarga Besar Teknologi Pertanian Unhas telah terlaksana.  Walau kegiatan ini terkesan mendadak, bagaimana tidak kegiatan ini yang digagas oleh Menteri Pertanian RI Dr. A. Amran Sulaiman persiapannya tidak cukup 1 bulan tapi acaranya sangat memuaskan dan mampu mengumpulakn alumni dari angkatan 70 hingga 2013. Sekitar 300 alumni berkumpul di ruang Jasmine Hotel Clarion malam itu.
Selain  Menteri Pertanian RI Dr. A. Amran Sulaiman sebagai Ketua IKA Teknologi Pertanian Unhas dihadiri pula oleh Dirjen Pengembangan Wilayah Kementrian Desa, PDT & Trans Dr. Muhammad Nurdin, Beliua berdua alumni Teknologi Pertanian Unhas. Pak Mentan angkatan 88 dan Pak Dirjen angkatan 83. Kegitan ini dihadiri pula oleh dosen-dosen senior Teknologi Pertanian Unhas diantaranya Pak Helmi, pak Markarma, Prof salengke, prof Munir dan dosen senior lainnya
Senang rasanya dapat berkumpaul dengan para senior, tenyata Teknologi Pertanian Unhas telah mencetak alumni-alumni berkulitas. Ada yg sudah menjadi meteri, Dirjen, Kepala dinas, Direktur Perusahaan,Pengusaha sukses dll.
Bangga menjadi bagian Teknologi Pertanian Unhas...
Semoga Kegiatan ini dapat menguatkan hubungan silaturahim antar alumni, dosen dan almamater.






Terima kasih Kanda Ikrom 2003 atas Foto-fotonya..
Jaya Teknologi..
Tekpert...Tekpert..Tekpert 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Habit 4: Think Win-Win – Berpikir Menang-Menang, Bukan Menang Sendiri

oleh Muhammad Asfar “Win-Win is not about being nice. It’s not a technique. It’s a total paradigm of human interaction.” — Stephen R. Covey Apa Itu Think Win-Win ? Habit keempat mengajarkan bahwa dalam setiap interaksi manusia, selalu ada jalan untuk menang bersama. Win-Win bukan kompromi, bukan pula manipulasi. Ini adalah cara berpikir dan bersikap yang meyakini bahwa keberhasilan orang lain tidak mengancam keberhasilan kita. Think Win-Win = Abundance Mindset + Karakter Mulia + Keberanian + Empati   Paradigma Lama: Menang-Kalah atau Kalah-Menang Banyak orang tumbuh dengan pola pikir: Menang-Kalah : “Kalau saya menang, orang lain harus kalah.” (Kompetisi keras, politik kantor, bisnis saling injak) Kalah-Menang : “Yang penting kamu bahagia, saya nggak apa-apa.” (Mengorbankan harga diri atau prinsip untuk ‘damai palsu’) Kalah-Kalah : “Kalau saya tidak dapat, kamu juga tidak boleh.” (Dendam, sabotase, destruktif) Mengapa Kita Harus Berpikir Win-Win? 1. Karena duni...

Habit 7: Sharpen the Saw dalam Konteks Spiritual dan Sosial

Oleh Muhammad Asfar "Jika aku punya waktu enam jam untuk menebang pohon, aku akan menggunakan empat jam pertama untuk mengasah gergaji."  Abraham Lincoln Apa itu “Mengasah Gergaji”? “Gergaji” adalah alat kehidupan: tubuh kita, akal kita, hati kita, dan ruh kita. Habit 7 adalah ajakan untuk berhenti sejenak dari kesibukan, merawat alat utama kita, dan menyadari bahwa kelelahan lahir-batin butuh pemulihan terencana. 1. Spiritual Renewal – Asah Ruh dan Makna Hidup Kita bukan sekadar mesin produktif. Tanpa ruh yang segar, aktivitas menjadi hampa. Mengasah secara spiritual berarti  kembali ke tujuan hidup  “Untuk apa saya hidup hari ini?”.  Menjaga koneksi dengan Allah : shalat khusyuk, dzikir, tafakur.  Merefleksi peran dan amal : “Apakah aku sedang menuju ridha Allah atau sekadar mengejar target dunia?” “Dan janganlah engkau mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami.” (QS. Al-Kahfi: 28) Insight: Lalai mengigat Allah bisa...

Menikah/Walimah

Hampir setiap ketemu dengan teman-teman lama ada satu pertanyaan yang tak pernah terlupakan mereka tanyakan. seakan-akan mereka telah sepakat ketika bertemu dengan ana mereka bertanya ; - antum sudah walimah ? ana jawab "belum". - Kapan? antum ini sudah pantas untuk segera walimah !!. ana jawab "Doakan saja akh, semoga Allah Mudahkan urusannya dan menujukkan akhwat yang terbaik". - segerakanmi akhi!!! ana jawab "aamiiin, aamiin, aamiin ya rabbal 'alamin". mungkin seperti itulah inti pertanyan mereka. ana pun kalo ketemu dengan teman2 lama. Untuk membuka bicaraan biasanya juga tanya2 seperti itu, walaupun ana sudah tau teman ini belum menikah. sampai2 ana pernah ketemu teman SMA, ia juga menyampaikan hal yang sama seperti yang saya ceritakan diatas. kurang lebih dia katakan: kenapa yah kalo ketemu teman topik walimah terus dibicarakan, antum juga bicara soal walimah!!. saya katakan mungkin sudah waktunya kita pikirkan untuk segera menikah akhi. he..h...