Langsung ke konten utama

Sudah 1 Tahun Ku Berkreasi di Blog


Alhamdulillah, itulah kata yang patut selalu kita ucapkan sebagai salah satu bentuk rasa syukur kepada yang Maha Kuasa.
Hari ini 1 april 2009 berarti saya telah 1 Tahun berkreasi di blogger (April 2008-april 2009). Sebenarnya saya telah berkreasi di blog sebelumnya yaitu di www.perindu-syurga.blogspot.com, tapi waktu itu saya ingin punya 2 blog (poligami eh bukan yah, poliblog kalo gitu) akhirnya saya buatlah www.muhammadasfar.blogspot.com. ternyata akhirnya blog pertama saya tidak pernah lagi update dan saya terus update di blog ini (wah saya tidak adil yah, yang lama ditinggalkan). saya buat www,muhammadasfar.blogspot.com pada bulan april tahun lalu.

Banyak pelajaran dan pengalaman yang telah saya petik selama setahun berkreasi di blog. Menambah wawasan pengetahuan dengan membaca berbagai disiplin ilmu lewat blog. tidak hanya itu, lewat blog saya telah banyak berkenalan dengan teman yang punya keunikan dan keahlian masing-masing.

Teruslah berkreasi, teruslah berbuat karena yang akan diniliai adalah hasil kreasi, hasil kerjamu.
InsyaAllah Saya Bisa.

Komentar

crew PPGK mengatakan…
Jangan cepat puas dengan apa yang telah kau raih, karena masih banyak yang belum kau perbuat. tapi terimalah dengan lapang dada apa telah kau raih, syukurilah dan teruslah berbuat.

crew PPGK

Postingan populer dari blog ini

Habit 4: Think Win-Win – Berpikir Menang-Menang, Bukan Menang Sendiri

oleh Muhammad Asfar “Win-Win is not about being nice. It’s not a technique. It’s a total paradigm of human interaction.” — Stephen R. Covey Apa Itu Think Win-Win ? Habit keempat mengajarkan bahwa dalam setiap interaksi manusia, selalu ada jalan untuk menang bersama. Win-Win bukan kompromi, bukan pula manipulasi. Ini adalah cara berpikir dan bersikap yang meyakini bahwa keberhasilan orang lain tidak mengancam keberhasilan kita. Think Win-Win = Abundance Mindset + Karakter Mulia + Keberanian + Empati   Paradigma Lama: Menang-Kalah atau Kalah-Menang Banyak orang tumbuh dengan pola pikir: Menang-Kalah : “Kalau saya menang, orang lain harus kalah.” (Kompetisi keras, politik kantor, bisnis saling injak) Kalah-Menang : “Yang penting kamu bahagia, saya nggak apa-apa.” (Mengorbankan harga diri atau prinsip untuk ‘damai palsu’) Kalah-Kalah : “Kalau saya tidak dapat, kamu juga tidak boleh.” (Dendam, sabotase, destruktif) Mengapa Kita Harus Berpikir Win-Win? 1. Karena duni...

Habit 7: Sharpen the Saw dalam Konteks Spiritual dan Sosial

Oleh Muhammad Asfar "Jika aku punya waktu enam jam untuk menebang pohon, aku akan menggunakan empat jam pertama untuk mengasah gergaji."  Abraham Lincoln Apa itu “Mengasah Gergaji”? “Gergaji” adalah alat kehidupan: tubuh kita, akal kita, hati kita, dan ruh kita. Habit 7 adalah ajakan untuk berhenti sejenak dari kesibukan, merawat alat utama kita, dan menyadari bahwa kelelahan lahir-batin butuh pemulihan terencana. 1. Spiritual Renewal – Asah Ruh dan Makna Hidup Kita bukan sekadar mesin produktif. Tanpa ruh yang segar, aktivitas menjadi hampa. Mengasah secara spiritual berarti  kembali ke tujuan hidup  “Untuk apa saya hidup hari ini?”.  Menjaga koneksi dengan Allah : shalat khusyuk, dzikir, tafakur.  Merefleksi peran dan amal : “Apakah aku sedang menuju ridha Allah atau sekadar mengejar target dunia?” “Dan janganlah engkau mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami.” (QS. Al-Kahfi: 28) Insight: Lalai mengigat Allah bisa...

Menikah/Walimah

Hampir setiap ketemu dengan teman-teman lama ada satu pertanyaan yang tak pernah terlupakan mereka tanyakan. seakan-akan mereka telah sepakat ketika bertemu dengan ana mereka bertanya ; - antum sudah walimah ? ana jawab "belum". - Kapan? antum ini sudah pantas untuk segera walimah !!. ana jawab "Doakan saja akh, semoga Allah Mudahkan urusannya dan menujukkan akhwat yang terbaik". - segerakanmi akhi!!! ana jawab "aamiiin, aamiin, aamiin ya rabbal 'alamin". mungkin seperti itulah inti pertanyan mereka. ana pun kalo ketemu dengan teman2 lama. Untuk membuka bicaraan biasanya juga tanya2 seperti itu, walaupun ana sudah tau teman ini belum menikah. sampai2 ana pernah ketemu teman SMA, ia juga menyampaikan hal yang sama seperti yang saya ceritakan diatas. kurang lebih dia katakan: kenapa yah kalo ketemu teman topik walimah terus dibicarakan, antum juga bicara soal walimah!!. saya katakan mungkin sudah waktunya kita pikirkan untuk segera menikah akhi. he..h...